Studi kasus · Bandung
Sejak 1991
RM Pondok Lombok Ijo
Dikelola keluarga · Bandung
Ceritanya
Setiap kali harga cabai naik, harga di menu dicoret dengan pulpen. Setelah tiga tahun, menu enam halaman itu penuh coretan dan pelanggan sering salah membaca.
Pemilik ragu beralih ke menu digital karena takut pelanggan lama kesulitan. Kami sepakat: menu kertas tetap ada, tetapi dicetak ulang dari sumber yang sama dengan menu digital.
Yang dikerjakan
- Satu sumber menu untuk versi QR dan versi cetak
- Perubahan harga lewat ponsel, cetak ulang bila perlu
- Pelatihan dua kasir dan pemilik
Sebelum dan sesudah
| Ukuran | Sebelum | Sesudah |
|---|---|---|
| Waktu mengubah satu harga | 1 minggu (cetak) | 5 menit |
| Keluhan salah baca harga | mingguan | hampir tidak ada |
“Pelanggan lama tetap dapat menu kertas. Bedanya, sekarang tidak ada coretan.”
Nama dan angka di atas adalah contoh untuk purwarupa desain.